Alih-alih lompat langsung dari satu tugas ke tugas lain, buatlah transisi singkat untuk menandai pergeseran. Ini bisa berupa gerakan tubuh, perubahan napas, atau ritual kecil selama 30 detik.
Contoh ritual: berdiri, rentangkan lengan, lalu tarik napas pelan sambil melihat ke jendela. Gerakan sederhana ini memisahkan dua blok aktivitas dan memberi isyarat perubahan pada pikiran.
Bersihkan area kerja sebentar atau lipat kertas yang berserakan selama satu menit. Ruang yang lebih rapi membantu merasakan batasan yang jelas antaraktivitas dan memberi rasa keteraturan.
Ganti musik atau putar suara alam singkat saat akan beralih ke tipe tugas yang berbeda. Perubahan audio kecil bisa menjadi penanda kontekstual yang efektif.
Tetapkan micro-goal sebelum mulai tugas baru: satu langkah konkret yang realistis dalam lima hingga sepuluh menit. Tujuan kecil ini membantu memusatkan tindakan tanpa membebani rencana besar.
Praktikkan berbagai ritual mini untuk menemukan kombinasi yang paling cocok; kunci utamanya adalah konsistensi dan pilihan yang mudah dilakukan sehingga rutinitas tetap berlanjut sepanjang hari.
