Memulai hari tidak selalu harus panjang atau rumit; beberapa menit cukup untuk membentuk suasana. Cobalah memberi diri sendiri tiga sampai lima menit setelah bangun untuk tidak langsung memeriksa ponsel.

Atur timer singkat dan lakukan beberapa tarikan napas perlahan untuk menyesuaikan diri dengan pagi. Fokus pada ritme napas dan rasakan sensasi sederhana seperti berat badan di kaki atau udara di hidung.

Lakukan gerakan ringan seperti mengangkat tangan, meregangkan sisi tubuh, atau memutar bahu untuk menggerakkan otot yang tegang dari posisi tidur. Gerakan singkat ini dapat memberi sinyal pada tubuh bahwa hari baru dimulai.

Ambil satu halaman kecil: tuliskan satu tujuan sederhana untuk hari itu atau tiga hal yang Anda syukuri. Catatan singkat ini memberi arah tanpa membuat daftar panjang yang bertele-tele.

Sruput segelas air atau teh hangat sambil berdiri dekat jendela untuk menyerap cahaya pagi sejenak. Ritual kecil ini menggabungkan unsur tubuh, pikiran, dan lingkungan untuk rasa kesiapan yang lembut.

Aplikasikan rutinitas ini secara konsisten; bentuknya bisa berubah sesuai hari, tetapi intinya adalah memberi jeda singkat yang membangun rasa keteraturan dan suasana hati sebelum agenda hari dimulai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *